Enam Mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial UMM Resmi Tutup Masa Magang di Lingga Indonesia

Kabupaten Malang – Lembaga Lingkar Gagasan Indonesia (Lingga Indonesia) secara resmi menutup Program Magang Mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun Akademik 2025/2026 pada 1 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Sekretariat Program Pencegahan HIV Lingga Indonesia, Tirtasari Residence, Sitirejo, Wagir, Kabupaten Malang, dan turut dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan dari UMM.

Selama kurang lebih tiga bulan, enam mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas program, mulai dari Pencegahan HIV pada Populasi Kunci, Community Strengthening System–Human Rights (CSS-HR), hingga dukungan manajemen organisasi. Seluruh proses magang dirancang agar mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika kerja di organisasi masyarakat sipil.

Dalam sambutannya, Yoga Ardianta selaku PIC Program Magang Lingga Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Kesejahteraan Sosial UMM atas kepercayaan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Malang yang telah mempercayakan mahasiswa untuk belajar bersama kami. Semoga pengalaman selama magang menjadi bekal yang bermanfaat, baik untuk dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.”

Sementara itu, Iwan, selaku fasilitator magang dan Monitoring & Evaluation (Monev) Program, menilai para mahasiswa mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

“Teman-teman menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Walaupun program magang sudah selesai, hubungan kita tidak berhenti di sini. Lingga Indonesia selalu terbuka untuk para alumni magang yang ingin tetap bersilaturahmi, berdiskusi, atau berkolaborasi dalam program-program sosial ke depan.”

Selama program berlangsung, mahasiswa mengikuti sistem magang berbasis capaian yang dilengkapi dengan pembekalan, shadowing staff, keterlibatan dalam kegiatan lapangan, hingga monitoring melalui Digital Logbook. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen Lingga Indonesia dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Bagi Lingga Indonesia, magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang tumbuh bersama untuk melahirkan calon-calon pekerja sosial dan pegiat komunitas yang siap memberi dampak positif bagi masyarakat.